TREND BERITA - KEBAJIKAN ( DE 德 ), BERITA TERKINI, BERITA HEBOH, BERITA SPORTS

KEBAJIKAN ( DE 德 ), BERITA TERKINI, BERITA HEBOH, BERITA SPORTS, RESEP MAKANAN, BERITA SEPAKBOLA, KHUSUS 18+

" target="_blank">

Breaking

 kaskus

Sabtu, 20 Mei 2017

Apa Itu Dasar Akuntansi?

TREND BERITA, Jakarta - Jikalau kita berbicara masalah dasar-dasar akuntansi, maka hal tersebut tidak akan lepas dari kata siklus akuntansi, perencanaan dan pengelompokkan akun akuntansi, proses membuat jurnal, dan cara menyusun laporan keuangan (Financial Statements).

Pengertian dasar-dasar Akuntansi
Neraca merupakan suatu daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan), Utang dan Modal pemilik pada saat tertentu. Dalam Neraca ini selalu menunjukkan adanya keseimbangan antara sisi Debit dengan sisi Kredit. Keseimbangan ini selanjutnya disebut dengan persamaan dasar akuntansi (accounting equation).

Akuntansi ialah suatu proses pencatatan, mengklasifikasi, peringkasan, pengelolaan dan penyajian data transaksi serta berhubungan dengan kegiatan keuangan sehingga dapat dipergunakan dengan mudah dimergerti dan dipahami untuk mengambil suatu keputusan maupun kepentingan untuk lainnya. Akuntansi sendiri berasal dari kata acconting yang artinya perhitungan. Dalam penyusunan sebuah pelaporan keuangan hendaknya kita mengerti dasar dasar akuntansi yang merupakan langkah awal dalam penyusunan laporan keuangan.

Persamaan Dasar Akuntansi 
persamaan dasar akuntansi ialah posisi yang menggambarkan hubungan yang terdapat didalam laporan keuangan yang meliputi diantaranya ; Harta/aktiva, Hutang/kewajiban, ekuitas/modal, pendapatan dan beban. Apabila seorang yang ingin belajar akuntansi atau ingin menjadi seorang akuntan harus terlebih dahulu memahami prinsip-prinsip dasar dan persamaan akuntansi ini karena sifatnya sangat vital dalam melakukan setiap pengelompokan jurnal transaksi debet dan kredit.
Prinsip persamaan dasar akuntansi meliputi :
Harta (Aktiva) =
Hutang (Liabilities) + Modal (Capital)
Jurnal Transaksi Kelompok Aktiva :
Debet (+) (Menambah Aktiva), Kredit (–) (Mengurangi Aktiva)
Jurnal Transaksi Kelompok Hutang :
Debet (-) (Mengurangi Hutang), Kredit (+) (Menambah Hutang)
Jurnal Transaksi Kelompok Modal :
MODAL DISETOR :
Debet (-) (Mengurangi Modal), Kredit (+) (Menambah Modal)
LABA DITAHAN :
Penjualan : Debet (-), Kredit (+)
Biaya : Debet (+), Kredit (-)
Deviden :  Debet (+), Kredit (-)

Adapun bentuk persamaan akuntansi secara umum ialah sebagai berikut:
- HARTA = HUTANG + MODAL
- HUTANG = HARTA – MODAL
- MODAL = HARTA – HUTANG
- HARTA  +  BEBAN = HUTANG + HUTANG + PENDAPATAN

Dasar dasar akuntansi dan penggolongannya
Harta/aktiva = keseluruhan kekayaan yang dimiliki perusahaan yang mencakup aktiva lancar maupun aktiva tetap. Adapun bagian dari aktiva lancar/current asset meliputi kas, piutang, persediaan, perlengkapan, pendapatan yang masih diterima, wesel tagih dan prive, sementara Aktiva tetap/fix asset meliputi peralatan, gedung atau bangunan, tanah, mesin, hak ci[ta maupun hak paten.

Hutang/kewajiban = Semua kewajiban yang dimiliki perusahaan baik hutang jangka panjang maupun pendek. Adapun untuk kategori hutang yang pendek yakni hutang yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun harus dilunasi seperti hutang dagang, hutang wesel, gutang gaji maupun upah, hutang hutang biaya, hutang pajak, pendapatan yang sudah diterima dimuka dan kewajiban yang harus dilunasi.

Modal/ekuitas = Hak atas sipemilik terhadap kekayaan perusahaan yang jumlahanya sama dengan jumlah kekayaan secara keseluruhan dikurang total hutang atau kewajiban perusahaan.

Pendapatan =  Semua penghasilan yang diterima perusahaan melalui kegitan usahanya maupun diluar kegiatan usahanya selama satu periode akuntansi.

Beban = semua yang ditanggung perusahaan yang meliputi, Harga pokok produksi maupun harga pokok penjualan, biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran, biaya administrasi, maupun biaya umum lainnya.

Ringkasan Kelompok Akun dari Transaksi Jurnal
Komponen utama Aktiva terdiri dari:
Aktiva Lancar, (Kas dan Setara Kas, Piutang, Pesediaan), Aktiva Tetap (Tanah, Gedung, Peralatan Mesin & Pabrik, Perlengkapan Kantor, dan Kendaraan), dan Aktiva Tidak lancar lainnya (Investasi, Good Will, Deferred Assets & Expenses).

Komponen utama Hutang terdiri dari:
- Hutang Lancar (Hutang Dagang, Hutang Pajak, Hutang Beban Accrual, dan hutang lainnya yang jatuh tempo dibawah 1 tahun).
- Hutang Tidak Lancar atau Hutang jangka Panjang (Hutang Bank, Imbalan Pasca Kerja, dan hutang jangka panjang lainnya jatuh tempo diatas 1 tahun).

Komponen utama Modal terdiri dari:
Setoran Modal, Agio Saham, dan Saldo Laba Ditahan (Nilai Bersih dari transaksi : Penjualan, Beban, dan Pembayaran Deviden).

Tips Praktis Memahami Dasar Dasar Akuntansi
Tips bagi anda agar mudah memahami secara keseluruhan mengenai pengelompokan jurnal transaksi debet dan kredit diatas Anda harus sesering mungkin melakukan latihan memposting jurnal tersebut ke dalam buku besar. Dalam tahap awal mungkin Anda akan mengalami kesulitan dan keraguan dalam memposting seluruh transaksi, mintalah senior Anda untuk memeriksa apakah seluruh jurnal transaksi yang telah Anda buat tersebut adalah benar. Semakin anda sering latihan praktek, tentunya membaut anda semaik mahir dengansendirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar